Rabu, 08 Agustus 2018

DERITAKU PT 6~

Pahit dan miris, selingkuh menjadi kebiasaan raja, sudah belasan kali dia berselingkuh di belakangku tapi tak mengurangi rasa sayang ku sama sekali.
Puncaknya waktu itu, raja diam diam jalan berdua dengan perempuan lain yang sebenarnya adalah temanku sendiri, saat itu aku hamil cukup besar, dan raja benar benar seperti dirasuki iblis, dia sama sekali tak peduli padaku apalagi pada anaknya.
Dia terus membela selingkuhan nya itu sampai aku memutuskan untuk bunuh diri, goresan goresan silet pada tanganku saat itu sangat wajar sekali teman temanku lihat.
Ketika itu aku kelas 3 SMP dan hampir mendekati minggu minggu UN, dan ya karna stress di hari ke 3 Ujian Nasional aku memutuskan untuk kabur dari rumah, dan berharap aku meninggal di jalan, aku tak sanggup lagi bunuh diri karna ada seseorang selain diriku di tubuhku, aku tak mungkin membunuhnya, dia tak bersalah.
Aku membulatkan tekad untuk kabur karna sampai saat itu orangtuaku tak tau kalau aku hamil, siang sampai sore aku berusaha mencari tempat untuk berteduh, ibuku dan teman temanku terus menghubungi aku tapi tak ku angkat, dan aku sangat sakit ternyata raja tak mencari aku sama sekali, tak ada yang mengerti perasaanku saat itu.
Malam sebelum aku kabur, aku memberanikan diri untuk memberitahu kaka raja kalau aku hamil tapi dia tak percaya.
Saat itu aku merasa aku harus benar benar menghilang dari duniaku, tak ada satupun yang peduli saat itu, bahkan sampai detik ini, saat semua orang sudah tau keburukan raja, tak ada yang peduli perasaanku.


Raja, aku tak bermaksud membuka semua keburukanmu, tapi kamu harus tau, sampai detik ini rasa sakit aku tak pernah ada yang mengerti, aku sayang kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar